The 10th Padjadjaran English Competition

[PRESS RELEASE]

In the past decade, the Padjadjaran English Competition, or PEC, has become a platform for talented participants to explore, express, and challenge themselves through the significance of language. In its tenth year, following its success in attracting both domestic and international participants, PEC returned with an even stronger commitment to inclusivity, creativity, and critical narratives. Without further ado, Gelanggang Mahasiswa Sastra Inggris, the Student Union of English Studies at Universitas Padjadjaran, proudly presents the 10th Padjadjaran English Competition. 

In the lives we live today, identity itself has become a barrier, with dominant norms dividing those who are accepted from those who are marginalized. Too often, the phrase “speak good or remain silent” has been used not to encourage kindness, but to suppress resistance and silence necessary critique. Therefore, in the tenth year, the 10th Padjadjaran English Competition embraces the theme “So It Is Better to Speak Remembering We Were Never Meant to Survive”, a line from Audre Lorde’s poem with the title of “A Litany for Survival.” Through this theme, we sought participants to recognize literature as a form of resistance and to reclaim space to speak, to assert existence, share their truths, and to challenge the forces that seek to erase the marginalized. This reflects our commitment to create inclusive spaces where perspectives are heard, acknowledged, and celebrated.

This year, the 10th Padjadjaran English Competition once again offers five categories of contest that highlight different aspects of language and creativity, namely Speech, Storytelling, and Short Story Writing for High School level and Speech, Essay Writing, Poetry Reading and Writing, and Short Story Writing for University Levels. Categories are divided into High School and University to ensure equality and open more doors to young talents to showcase their abilities.

In the tenth year celebration of PEC, we will be reflecting on a decade of stories, ideas, and voices that have shaped its journey. We invite people from around the nation and beyond to participate in this year’s competition. For further information, you can contact us through our email [email protected]

Thank You

All Regards,

The 10th Padjadjaran English Competition Committee.


[SIARAN PERS]

Dalam satu dekade terakhir, Padjadjaran English Competition atau lebih sering disebut sebagai PEC telah menjadi sebuah platform bagi peserta-peserta bertalenta dalam mengeksplorasi, mengekspresikan, dan menantang diri mereka melalui signifikansi penggunaan bahasa. Pada tahun kesepuluh ini, setelah keberhasilan dalam pencapaian jumlah peserta yang terdiri dari dalam serta luar negeri, PEC kembali dengan komitmen yang lebih kuat terhadap inklusivitas, kreativitas, dan narasi kritis. Maka dengan itu, Gelanggang Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Padjadjaran dengan ini mempersembahkan the 10th Padjajaran English Competition. 

Dalam kehidupan yang kita jalani pada masa ini, identitas telah menjadi sebuah penghalang, dengan norma-norma dominan yang memisah mereka yang diterima dari mereka yang dipinggirkan. Seringkali ungkapan “Bertutur baik atau diam.” digunakan bukan untuk mendorong ujaran kebaikan, namun untuk menahan perlawanan dan membungkam kritik. Oleh karena itu, dalam tahun kesepuluh ini, the 10th Padjajaran English Competition menguntungkan tema “So It Is Better to Speak Remembering We Were Never Meant to Survive” sebuah baris yang diambil dari puisi oleh Audre Lorde yang berjudulkan “A Litany for Survival.”. Melalui tema ini, kami mengajak para peserta untuk mengakui sastra sebagai sarana perlawanan serta menuntut kembali ruang bicara, menegaskan eksistensi, berbagi kebenaran, dan menantang kekuatan yang ingin menghapus mereka yang dipinggirkan. Hal ini mencerminkan komitmen PEC untuk menciptakan ruang inklusif di mana perspektif didengar, diakui, dan dirayakan.

Pada tahun ini The 10th Padjadjaran English Competition kembali menawarkan lima mata perlombaan yang menyoroti berbagai aspek bahasa dan kreativitas, diantaranya adalah Speech, Storytelling, and Short Story Writing untuk kategori SMA/setara dan Speech, Essay Writing, Poetry Reading and Writing, dan Short Story Writing untuk kategori Universitas. Kategori lomba dibagi menjadi kedalam dua tingkatan yaitu SMA/setara dan Universitas untuk memastikan kesetaraan dan membuka lebih banyak pintu bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Dalam perayaan tahun ke-10 PEC, kami akan meneruskan satu dekade penuh kisah, ide, dan suara yang telah membentuk perjalanannya. Kami mengundang orang-orang dari seluruh penjuru negeri dan mancanegara untuk berpartisipasi dalam kompetisi tahun ini. Untuk informasi yang lebih lanjut, dapat menghubungi kami melalui email [email protected]

Terima Kasih

Salam,

Panitia The 10th Padjadjaran English Competition